Langsung ke konten utama
MIRAVINAJAPAN
Bahasa: ID
AcaraMusiman

Natal di Jepang: KFC, Kue Natal, dan Lampu Kota yang Perlu Kamu Tahu

Terbit Tim Editor MIRAVINA

Gambar sampul bertuliskan "Natal di Jepang" dengan latar bokeh emas dan merah muda yang lembut

Gambar: Dibuat oleh MIRAVINA

Natal di Jepang kelihatannya mirip: ada pohon, lampu, dan lagu Natal di mana-mana. Tapi cara merayakannya beda, lho. Di Jepang, 25 Desember bukan hari libur nasional. Yuk, cek tradisinya dan hal yang perlu diperhatikan kalau liburan ke sana.

Natal bukan hari libur di Jepang

Beda dengan di Indonesia, 25 Desember di Jepang adalah hari kerja biasa. Sebagian besar toko, restoran, dan tempat wisata tetap buka. Natal lebih terasa sebagai acara musiman yang seru. Liburan keluarga yang besar justru Tahun Baru (Oshogatsu).

Malam buat pasangan dan teman

Malam Natal dan hari Natal sering jadi waktu pasangan pergi kencan dan tukar kado. Teman-teman juga suka kumpul dan pesta. Kalau mau makan malam di luar tanggal 24 atau 25 Desember, sebaiknya reservasi dulu ya.

Ayam goreng dan tradisi KFC

Kalkun jarang ada di Jepang. Yang populer saat Natal justru ayam goreng, dan makan KFC sudah jadi kebiasaan yang terkenal. Menurut sejarah resmi KFC Jepang, kampanye Natal pertamanya digelar pada Desember 1974.

Kue Natal

Makanan khas Natal lainnya di Jepang adalah "kue Natal". Toko roti, kafe, dan department store menjual banyak jenisnya. Minuman dan camilan musiman di kafe juga bikin suasananya makin seru.

RelatedStarbucks Jepang Liburan 2026: 3 Minuman Teh Baru, Topping Kukis Santa, dan Tumbler Bearista

Lampu di mana-mana

Sejak musim gugur, kota-kota di Jepang mulai dihiasi iluminasi musim dingin. Ada yang selesai 25 Desember, ada juga yang berlanjut sampai musim semi. Jadi, datang setelah Natal pun kamu masih bisa menikmatinya.

RelatedIluminasi Musim Dingin di Jepang 2026–2027: 4 Tempat Buat Rencana Liburanmu

Setelah Natal: siap-siap Tahun Baru

Begitu Natal lewat, Jepang langsung beralih ke suasana Tahun Baru. Libur Tahun Baru biasanya 29 Desember sampai 3 Januari, tergantung susunan harinya, dan sebagian tempat usaha tutup beberapa hari. Pada malam Tahun Baru, banyak kuil Shinto mengadakan acara.

Topik ini juga tersedia dalam bahasa Inggris: Read in English

Bagikan ke teman

Sumber

(3)